Monday, December 7, 2015

Untuk apa belajar rumus ini itu?

0

Sore itu seperti biasa, saya mengajar les privat di tempat salah seorang murid. Pada saat itu kami membahas pelajaran fisika dengan materi gerak melingkar. Mulailah saya menjelaskan tentang materi gerak melingkar dan dengan cukup antusias murid saya mendengarkan dan sesekali bertanya. Sampai pada saat mengerjakan latihan soal, ada sebuah pertanyaan yang menurut saya cukup menarik dan bisa jadi ini juga menjadi pertanyaan bagi diri kita. 
Murid: " Mas, untuk apa sih kita belajar rumus-rumus ini? Toh nanti di dunia kerja ataupun di kehidupan sehari-hari juga tidak dipakai."
Dengan sedikit berpikir saya mencoba menjawab dengan bijak, walaupun saya rasa argumen yang diberikan anak tersebut ada benarnya juga. Tetapi sebagai seorang guru, tentu saya harus memberikan jawaban yang memuaskan atau minimal dapat membukakan paradigma baru sehingga lebih semangat dalam belajar.
Saya: " Begini dek, memang benar untuk dipakai di kehidupan sehari-hari tidak memerlukan rumus-rumus tersebut, di dunia pekerjaan pun hanya beberapa profesi yang memakai sebagai dasar saja, misalnya engineer. Tetapi yang penting dalam belajar bukanlah menghafal rumus, tetapi memahami setiap konsep yang ada, diambil filosofi dan logika berpikirnya sehingga nantinya dapat berguna dalam kehidupan. Untuk lebih mengetahui aplikasinya ya nanti waktu kuliah misalnya adik ambil jurusan teknik fisika atau jurusan lain yang berkaitan."
Mendengar jawaban saya tersebut terlihat bahwa murid saya masih agak bingung lalu dia mengatakan ya sudah mas lanjut saja. 

aplikasi gerak melingkar
Menurut saya fakta seperti ini menunjukkan bahwa setiap murid memiliki paradigma negatif bahwa apa yang dia pelajari di sekolah sebenarnya tidak terlalu penting untuk kehidupannya kelak, yang akhirnya berdampak negatif terhadap motivasi belajarnya. Padahal sekolah seharusnya menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri bagi siswa untuk menghadapi kehidupan yang sebenarnya.
Jujur saja, saya waktu di sekolah dulu juga asal sekolah saja, belajar, mengikuti kurikulum yang ada,  mendapat nilai, lulus, lalu bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Akan tetapi, sangat sedikit pengetahuan tentang kehidupan yang saya dapatkan. Baru setelah duduk di bangku kuliah dan bekerja saya mendapatkan pengalaman dan pembelajaran di kehidupan yang sebenarnya.
Menurut saya, peran wali kelas serta bimbingan dan konseling setidaknya memang harus ditingkatkan, tidak hanya menegakkan aturan akan tetapi memberikan motivasi dan cara belajar yang benar untuk siswa. Merencanakan dan mengarahkan siswa terhadap minat dan bakat yang dimiliki agar nantinya mendapat pekerjaan yang sesuai dengan passion. 

0 comments:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com